Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mencatat arus masuk (inflow) bersih senilai $517 juta (Rp7,4 triliun) pada Kamis (12/6), rekor harian tertinggi sejak awal Mei. Lonjakan ini terjadi saat Bitcoin (BTC) menembus level $72.000 (Rp9,21 juta) dan Ether (ETH) melonjak 19% ke $2.286 (Rp32,6 juta).
Minggu Ini, Inflow Bitcoin ETF Tembus $1 Miliar
Data on-chain menunjukkan total inflow spot Bitcoin ETF AS mencapai $1,03 miliar (Rp14,7 triliun) sepanjang pekan ini, dengan $886,6 juta (Rp12,6 triliun) tercatat dalam tiga hari terakhir. BlackRock’s IBIT dan Fidelity’s FBTC menjadi penerima terbesar, masing-masing menyerap $187 juta (Rp2,67 triliun) dan $149 juta (Rp2,13 triliun) dalam sehari.
“Sentimen pasar berbalik bullish setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan,” ujar James Butterfill, Head of Research CoinShares. “Institusi memanfaatkan momen ini untuk akumulasi BTC, terutama menjelang keputusan suku bunga The Fed pekan depan.”
Ether Ikut Terbang, Kapitalisasi Pasar Kripto Sentuh $2,7 Triliun
ETH mencatat kenaikan tajam 19% dalam 24 jam, didorong oleh ekspektasi persetujuan spot Ether ETF AS. Kapitalisasi pasar kripto global melonjak 8% menjadi $2,7 triliun (Rp38.500 triliun), dengan BTC mendominasi 54% pangsa pasar. Volume perdagangan spot di bursa global mencapai $78 miliar (Rp1.113 triliun), naik 32% dari hari sebelumnya.
Dampak ke Pasar Kripto Indonesia: Likuiditas dan Regulasi
Di Indonesia, harga BTC di bursa lokal seperti Indodax dan Tokocrypto mengikuti tren global, diperdagangkan pada Rp9,25 juta—naik 5% dalam sehari. Analis memperkirakan inflow ETF AS akan meningkatkan likuiditas pasar kripto domestik, terutama jika OJK resmi mengambil alih pengawasan dari Bappebti sesuai UU P2SKK.
“Inflow ETF AS bisa memicu minat investor institusi lokal, seperti manajer aset dan dana pensiun,” kata Oscar Darmawan, CEO Indodax. “Namun, kepastian regulasi tetap kunci—termasuk soal perpajakan dan klasifikasi aset kripto di bawah OJK.”
Katalis Pasar Berikutnya: Keputusan The Fed dan Ether ETF
Pelaku pasar kini menantikan dua katalis utama: pengumuman suku bunga The Fed pada 19 Juni dan keputusan SEC AS terkait spot Ether ETF. Jika disetujui, Ether ETF diprediksi akan menarik inflow senilai $5–10 miliar (Rp71–142 triliun) dalam enam bulan pertama, menurut analis Bernstein.
Sumber: CoinTelegraph, data CoinShares, CoinMarketCap