Tag: pasar prediksi

  • Bitcoin Melonjak Tajam, Tapi Trader Pasar Prediksi Masih Skeptis

    Bitcoin (BTC) membukukan rally terkuat dalam lima bulan terakhir, menembus level psikologis US$63.000 (Rp995 juta) pada Selasa (10/6), namun trader di pasar prediksi tetap waspada—bahkan cenderung pesimistis untuk jangka panjang.

    Sentimen Berbalik, Tapi Hanya Sementara

    Data dari platform prediksi Polymarket menunjukkan peluang Bitcoin mempertahankan level di atas US$60.000 naik dari 35% menjadi 50% dalam sepekan terakhir. Lonjakan ini seiring dengan arus masuk (inflow) bersih sebesar US$886,6 juta (Rp13,9 triliun) ke spot Bitcoin ETF di AS sepanjang Juni, menurut CoinShares.

    Namun, taruhan jangka panjang justru mengindikasikan kekhawatiran. Kontrak prediksi untuk harga Bitcoin pada akhir 2024 masih menempatkan peluang koreksi di bawah US$50.000 sebesar 62%. “Pasar prediksi sering kali lebih akurat dalam menangkap sentimen jangka panjang ketimbang pergerakan harian,” ujar analis on-chain dari Glassnode, James Check, dalam wawancara dengan 8TIA.

    Faktor Katalis dan Risiko yang Mengintai

    Rally Bitcoin dipicu oleh kombinasi pelemahan dolar AS (DXY turun 1,2% dalam sebulan) dan ekspektasi pelonggaran suku bunga The Fed. Namun, dua risiko utama masih membayangi: pertama, likuidasi posisi leverage senilai US$1,2 miliar (Rp18,9 triliun) dalam 48 jam terakhir, menurut Coinglass; kedua, ketidakpastian regulasi pasca-pemilu AS.

    Di Indonesia, lonjakan harga Bitcoin langsung berdampak pada volume perdagangan. Indodax mencatat kenaikan transaksi harian sebesar 37% menjadi Rp2,1 triliun pada 10 Juni, sementara Tokocrypto melaporkan peningkatan pengguna aktif sebesar 22% dalam sepekan. Namun, regulator Bappebti mengingatkan investor untuk mewaspadai volatilitas tinggi menjelang pengalihan pengawasan ke OJK.

    Agenda pasar berikutnya yang dinantikan: data inflasi AS (CPI) pada 12 Juni dan keputusan suku bunga The Fed pada 13 Juni. “Jika CPI lebih rendah dari ekspektasi, Bitcoin bisa menguji resistensi US$68.000,” kata CEO Reku, Kevin Osmond, kepada 8TIA.

    Sumber: decrypt, Polymarket, CoinShares, Glassnode, Indodax, Tokocrypto