Tag: harga Bitcoin

  • Perusahaan InsurTech Tiongkok Zhibao Serap 2.380 Bitcoin Rp 43,2 Triliun, Alihkan Kas ke Kripto

    Zhibao Technology, perusahaan InsurTech asal Shanghai, membukukan arus masuk 2.380 Bitcoin (BTC) senilai $154,7 juta atau setara Rp 43,2 triliun dalam private placement yang sepenuhnya dibiayai aset kripto, bukan tunai.

    Investor Serahkan Bitcoin Langsung, Bukan Rupiah atau Dolar

    Dalam penggalangan dana tertutup tersebut, investor menyerahkan Bitcoin secara langsung ke dompet perusahaan, bukan melalui konversi tunai. Langkah ini menandai pergeseran strategis Zhibao dalam mengelola kas perusahaan, menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari treasury reserve.

    Dengan harga Bitcoin saat ini di level $65.000 per keping, 2.380 BTC yang diakumulasikan Zhibao setara Rp 2,76 miliar per keping. Total nilai aset kripto yang masuk ke neraca perusahaan mencapai Rp 43,2 triliun, menjadikannya salah satu adopsi korporasi terbesar di sektor asuransi Tiongkok.

    Konteks Pasar: Tren Treasury Bitcoin di Asia

    Langkah Zhibao mengikuti jejak perusahaan teknologi dan keuangan global yang mulai mengalokasikan kas ke Bitcoin, seperti MicroStrategy dan Semler Scientific. Di Asia, khususnya Tiongkok, regulasi kripto masih ketat, namun perusahaan fintech mulai mencari celah melalui mekanisme private placement untuk mengakses likuiditas kripto.

    Di Indonesia, meski aset kripto diklasifikasikan sebagai komoditi oleh Bappebti, belum ada perusahaan asuransi atau fintech yang secara terbuka mengumumkan alokasi Bitcoin dalam treasury. Bursa kripto lokal seperti Indodax dan Tokocrypto mencatat peningkatan minat investor institusi, namun mayoritas masih berfokus pada trading spot dan derivatif, bukan alokasi jangka panjang.

    Katalis Pasar Berikutnya: Regulasi dan Adopsi Korporasi

    Pelaku pasar kini menantikan apakah langkah Zhibao akan memicu tren serupa di kalangan perusahaan teknologi finansial Asia. Di sisi regulasi, perpindahan pengawasan aset kripto dari Bappebti ke OJK di Indonesia, yang diatur dalam UU P2SKK, juga menjadi katalis potensial bagi adopsi korporasi di tanah air. Sementara itu, harga Bitcoin diproyeksikan akan bereaksi terhadap data inflasi AS dan keputusan suku bunga The Fed dalam beberapa pekan ke depan.

    Sumber: Decrypt