Tag: hack

  • 2.000 Situs WordPress Diretas, Dijadikan Infrastruktur Kriminal Pencuri Kripto

    Jakarta – Sekitar 2.000 situs WordPress yang diretas telah diubah menjadi infrastruktur kriminal dalam operasi StopAndProtect, menyebarkan malware, mencuri file dompet kripto, dan menyebarkan ransomware ke pengguna di seluruh dunia.

    Modus Operandi dan Dampak Global

    Para pelaku memanfaatkan kerentanan pada plugin dan tema WordPress yang tidak diperbarui untuk menyusup ke situs-situs tersebut. Setelah berhasil menguasai, mereka menyuntikkan kode berbahaya yang mengarahkan pengunjung ke server command-and-control (C2) milik penyerang. Dari sana, malware diunduh secara otomatis ke perangkat korban, menargetkan file sensitif seperti wallet.dat (file dompet kripto) dan kredensial login.

    Data on-chain dari perusahaan keamanan siber SlowMist menunjukkan bahwa serangan ini telah menyebabkan kerugian senilai lebih dari $1,2 juta (sekitar Rp19,2 miliar) dalam bentuk aset kripto yang dicuri sejak awal 2024. Korban terbesar adalah pengguna dompet hot wallet seperti MetaMask dan Trust Wallet, yang menyimpan kunci privat secara lokal.

    “Ini adalah skema supply-chain attack klasik,” ujar Andi Suryanto, analis keamanan siber dari Vaksincom. “Penyerang tidak langsung menyerang pengguna, tapi memanfaatkan kepercayaan mereka terhadap situs yang sudah dikenal. Begitu malware terpasang, mereka bisa mengakses dompet kripto, akun exchange, bahkan melakukan transfer otomatis saat korban melakukan transaksi.”

    Ancaman bagi Pengguna dan Bisnis Kripto di Indonesia

    Indonesia, dengan 21 juta lebih pengguna kripto, menjadi target empuk serangan semacam ini. Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat peningkatan 40% insiden malware terkait kripto sepanjang 2023, dengan WordPress sebagai salah satu vektor serangan utama. Bursa kripto lokal seperti Indodax dan Tokocrypto telah mengeluarkan peringatan kepada pengguna untuk tidak mengakses situs-situs mencurigakan dan selalu menggunakan cold wallet untuk penyimpanan jangka panjang.

    Regulator juga mulai bergerak. Bappebti, yang akan segera menyerahkan pengawasan kripto ke OJK, telah mengeluarkan pedoman keamanan siber bagi penyelenggara bursa. “Kami mewajibkan semua platform untuk menerapkan multi-factor authentication (MFA) dan audit keamanan berkala,” kata Tirta Karma Senjaya, Direktur Pengawasan Bursa Berjangka Bappebti. Namun, aturan ini belum mencakup situs-situs non-bursa yang rentan seperti WordPress.

    Katalis berikutnya yang patut diwaspadai adalah lonjakan serangan menjelang Bitcoin halving pada April 2024. Pelaku kejahatan siber biasanya meningkatkan aktivitas mereka saat sentimen pasar sedang bullish, memanfaatkan euforia investor untuk menyebarkan malware.

    Sumber: decrypt, SlowMist, BSSN, wawancara Andi Suryanto (Vaksincom)

  • Enam Celah Bug Dicuri, Maya Protocol Dihentikan Setelah Pencurian Bitcoin Rp22 Miliar

    Maya Protocol menghentikan operasinya setelah peretas mengeksploitasi enam celah bug dalam sistemnya, mencuri Bitcoin senilai $1,4 juta (sekitar Rp22 miliar) dan aset kripto lainnya. Serangan ini memicu penurunan tajam harga token CACAO milik protokol tersebut.

    Kronologi Serangan dan Dampak Langsung

    Dalam pernyataan resmi, tim Maya Protocol mengonfirmasi bahwa peretas memanfaatkan enam kerentanan perangkat lunak untuk menguras likuiditas dari protokol cross-chain tersebut. Serangan terjadi pada 10 Juni 2025, menyebabkan penurunan harga token CACAO hingga 40% dalam waktu kurang dari satu jam, dari $0,85 menjadi $0,51.

    Data on-chain menunjukkan bahwa peretas berhasil menarik 52,3 BTC (setara Rp22 miliar) dan 120.000 CACAO (senilai Rp1,8 miliar) dari pool likuiditas protokol. Maya Protocol, yang memfasilitasi pertukaran aset antar blockchain seperti Bitcoin, Ethereum, dan Cosmos, langsung menangguhkan semua transaksi untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

    Analisis Teknis: Enam Bug yang Dimanfaatkan

    • Bug 1: Validasi Input Tidak Memadai – Peretas memasukkan data palsu untuk memanipulasi logika kontrak pintar.
    • Bug 2: Race Condition – Serangan simultan pada transaksi yang belum dikonfirmasi memungkinkan pencurian ganda.
    • Bug 3: Kesalahan Penanganan Gas Fee – Biaya transaksi yang tidak terduga memicu kegagalan sistem.
    • Bug 4: Akses Kontrol yang Lemah – Peretas memperoleh hak istimewa admin tanpa otorisasi.
    • Bug 5: Kesalahan Logika Bisnis – Protokol salah menghitung nilai aset yang dipertukarkan.
    • Bug 6: Kerentanan Oracle – Data harga dari oracle dimanipulasi untuk mengelabui sistem.

    “Ini adalah serangan terkoordinasi yang memanfaatkan kombinasi bug yang sebelumnya tidak terdeteksi,” kata juru bicara Maya Protocol. “Kami sedang bekerja sama dengan auditor keamanan untuk menambal celah ini dan memulihkan operasional.”

    Dampak terhadap Pasar Kripto Indonesia

    Meskipun Maya Protocol bukan platform utama di Indonesia, insiden ini menggarisbawahi risiko keamanan yang dihadapi pengguna kripto lokal. Bursa kripto terkemuka seperti Indodax dan Tokocrypto telah meningkatkan pengawasan terhadap transaksi cross-chain, sementara regulator Bappebti mengingatkan investor untuk hanya bertransaksi melalui platform berizin.

    “Kejadian ini menjadi pengingat bahwa protokol DeFi, meski inovatif, masih rentan terhadap serangan,” ujar analis dari Pintu. “Investor harus memastikan protokol yang digunakan telah diaudit oleh pihak ketiga yang kredibel.”

    Tim Maya Protocol berjanji akan mengganti kerugian pengguna melalui dana cadangan protokol. Namun, pemulihan kepercayaan pasar terhadap token CACAO masih menjadi tantangan besar. Katalis berikutnya yang dinantikan adalah laporan audit independen yang dijadwalkan rilis pada 17 Juni 2025.

    Sumber: decrypt